(Foto: Hariani/MP)

NgalamNews – Aksi corat coret masih Kembali terjadi area kayutangan kota malang, tepatnya di sebelah took batik megaria, dan itu adalah bekas bangunan toko surabaya yang sebelumnya sudah dilakukan pengecatan oleh komunitas Satus repes pada 31 Oktober 2021 lalu.

Iwan Tri Widhianto sebegai penggiat Komunitas Satus Repes merasa kecewa dengan adanya kejadian corat coret tersebut, “Ini bisa jadi mereka melakukan perlawanan dengan membuat pesan-pesan tidak jelas yang mengotori wajah kota. Apalagi di kawasan bersejarah Kayutangan,” Minggu (5/12/2021)

Pengecatan yang sudah kita lakukan sebenarnya adalah otokritik terhadap mereka yang getok menyuarakan perhatian, perlindungan, dan pengkajian Objek Diduga Cagar budaya (ODCB).

Namun sayang banyak sekolah atau perguruan tinggi yang kompeten di bidang ilmu sosiologi, kultural, sejarah, antropologi, dan lain-lain, dininabobokan oleh ulah vandalisme yang bukan pada tempatnya.

Iwan tri Widhianto yang getol mengampanyekan perlawanan terhadap aksi vandalisme juga menyampaikan hari ini akan melakukan aksi pengecatan kembali terhadap bangunan yang terkena vandalisme, dan kami dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengenai vandalisme yang terjadi di kota malang khususnya di kayutangan yang merupakan cagar budaya.

By sugeng