Umum
Unit Aksi Cepat – Semua Bisa Jadi Relawan

Unit Aksi Cepat – Semua Bisa Jadi Relawan

Ngalamnews – Yayasan Dana Sosial Al-Falah menyelenggarakan sebuah acara Unit Aksi Cepat  Semua Bisa Jadi Relawan untuk masyarakat yang berkeinginan tinggi akan kegiatan sosial.

Pembukaan pendaftaran telah dilakukan sejak 14 – 25 Oktober 2020 dengan jumlah pendaftar 264 orang. Dengan pertimbangan fenomena pandemic, akhirnya tersaring relawan sejumlah 83 orang.

Acara ini adalah hari orientasi ruang yang bertempat di Gedung KNPI Kota Malang (Jalan Kawi No. 24C, Kauman, Malang).

Melalui acara ini, YDSF melalui Unit Aksi Cepat berupaya untuk merawat nilai kemanusiaan dengan mengajak masyarakat ikut serta dalam berbagai acara sosial.

Pada acara kali ini bertema “Semua Bisa Jadi Relawan” yang bermakna tidak adanya batas ruang, status, ataupun usia untuk kegiatan kerelawanan.

Akan ada beberapa bidang kepeminatan diantaranya : Sosial Kemanusiaan, Pendidikan, Yatim, Dakwah & Masjid, dan Tim SAR.

Kategori tersebut dipilih karna YDSF ingin mengajak para relawan untuk bergerak sesuai yang mereka pahami.

Mengingat maraknya issue sosial yang terjadi di tahun 2020 ini, YDSF berharap dengan hadirnya Unit Aksi Cepat ini dapat meringankan beban masyarakat serta membangkitkan semangat akan kemanusiaan sesame relawan nantinya.

Proses acara akan diisi dengan sharing dari beberapa narasumber seperti : M. Fandi Bakhtiar selaku Direktur YDSF Malang, Viki Maulana selaku penggiat kerelawanan, dan M Toha Mansyur selaku Koordinator Unit Aksi Cepat).

Para narasumber akan berbagi pengalaman seputar kegiatan dan seluk beluk seputar relawan sosial. Di akhir acara, para relawan akan dikelompokkan sesuai minat masing-masing.

Selain itu, rangkaian acara akan diisi dengan berbagi sejumlah bingkisan kepada para “pahlawan veteran” yaitu petugas kebersihan Taman Makam Pahlawan Malang.

YDSF menyadari bahwa definisi pahlawan tidak hanya orang yang berperang, tapi juga mereka yang merawat kebaikan dengan cara sederhana.

Acara bagi bingkisan tersebut akan diwakili oleh Pak Prayit selaku petugas dan penggali kubur TMP Veteran Malang.

Melalui Gathering Unit Aksi Cepat kali ini, harapannya dapat mengajak masyarakat secara meluas untuk melihat sekitar sesuai dengan motto dari YDSF yaitu “memberi arti lebih dari sebuat manfaat”. (8/11/2020). (momo)