Informasi
Proyek Malang Heritage yang Bernuansa Malioboro, Ditargetkan Selesai Tepat Waktu

Proyek Malang Heritage yang Bernuansa Malioboro, Ditargetkan Selesai Tepat Waktu

Ngalamnews – Pembangunan kawasan wisata Malang Heritage di wilayah Kayutangan, Kota Malang, Jawa Timur, dimulai pemerintah setempat (Senin, 09/11/2020).

Kawasan Kayutangan, atau yang saat ini dikenal sebagai Jalan Basuki Rachmad merupakan pusat perdagangan, dan pertokoan pada masa Hindia Belanda. Banyak terdapat bangunan tua yang memiliki nilai sejarah tinggi. Saat ini kawasan tersebut merupakan pusat perkantoran, dan pertokoan.

Proyek ini ditargetkan selesai tepat waktu. Sesuai dengan jadwal kontrak, masa pekerjaan 300 Hari terhitung sejak 27 April 2020 sampai 20 Februari 2021. Waktu tersebut mencakup pekerjaan proyek di wilayah Kelurahan Polehan dan Kauman dengan nilai Rp 23 M. Lokasi proyek tersebut menyambung dengan Koridor Jalan Basuki Rahmat.

Agus Budi, Pelaksana proyek Malang Heritage mengatakan, proyek ini dikerjakan oleh Kementrian PURB RI, dengan tujuan menata kawasan permukiman dan perkotaan menjadi kawasan yang bernuansa seperti Malioboro Yogyakarta atau Braga Bandung. Kota Malang menjadi salah satu daerah yang dinilai memiliki potensi landscape kota yang mampu menjadi penguat wisata nusantara.

Walikota Malang menyampaikan Malang Heritage ini akan diperkuat dengan wisata kuliner khas sekitarnya. Nantinya kawasan Pecinan yang menyajikan even dan makanan khas Asia, Kampung Arab akan menghadirkan even berikut makanan dan jajanan beserta budaya budaya Timur Tengah. “Itu juga akan menyatu dengan budaya yang dimiliki Kota Malang,” tuturnya.

Secara umum, dua area yang ditata dan di-make over, yakni area perkampungan Kayutangan dan sepanjang koridor Jalan Basuki Rahmat. Pihak pelaksana pembangunan proyek Kayutangan Haritage telah melakukan sosialisasi kepada warga dan pelaku usaha di kawasan tersebut agar bersiap untuk perubahan yang lebih baik. (ndh)