Kapolresta dan Forpimda Kunjungi Distributor Oksigen

NgalamNews – Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Heramanto S.I.K, M.Si bersama Forkopimda Kota Malang harus terjun melaksanakan Inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa depo atau agen penyalur tabung oksigen dan juga Rumah Sakit Rujukan Covid-19 menyikapi maraknya informasi dan berita terkait kelangkaan tabung oksigen,

Forkopimda berangkat dari Balai Kota Malang, memantau ketersedian Obat, Alat Kesehatan dan Oksigen, pertama kali dikunjungi adalah Wirantono Gas Distributor Oksigen Jl Aris Munandar dan beberapa tempat lain nya seperti Distributor Alkes Medilab Oro2 Dowo, Arnes Alat Kesehatan Jl Dr Cipto, RS Lavalette Jl WR Supratman dan Paviliun RSSA Malang Jl Patimura

Saat mengunjungi penyedia tabung dan oksigen, tidak ditemukan kelangkaan atau kejanggalan, ditegaskan oleh Walikota Malang Sutiaji menyampaikan  ketersediaan tabung oksigen saat ini, disalah satu penyalur masih ada stok tapi terbatas. Namun, ada yang sudah habis. Kelangkaan itu bukan karena ada yang menimbun, tapi karena dari supplier-nya.

Sementara saat melakukan kunjungan ke RS Lavallet dan Paviliun RS Saiful Anwar, Forkopimda mendapat keluhan, bahwa pasien covid-19 meningkat ruangan khusus pasien Covid-19 penuh, tenaga medis berkurang, bahkan tim medispun ada yang terserang covid juga

Salah satu dokter IGD RS Saiful Anwar juga mengeluh kepada Forkopimda, karena keterbatasan kamar pasien, dan mengimbau kepada masyarakat, selalu mematuhi protokol kesehatan agar tidak menambah jumlah pasien.

Selain meninjau ketersediaan tabung oksigen, Forkopimda juga memantau ketersediaan ruangan, obat-obatan, sampai stok masker di rumah sakit.

Setelah melaksanakan pemantauan tabung oksigen dan ke toko kesehatan, Forkopimda melanjutkan peninjauan pemakaman pasien Covid-19 di TPU Samaan.

Disuasana duka, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Heramanto S.I.K, M.Si menghampiri dan menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga korban.

Forkopimda meminta semua kalangan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan mematuhi aturan selama pelaksanaan PPKM Darurat.