NgalamNews – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang akhirnya meluncurkan buku yang berjudul “Merajut Asa Wujudkan Karya, Memberi Makna untuk Negeri”.

Buku ini diluncurkan langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Azka Subhan Aminurridho yang dimana, hari ini, Selasa (25/1/22), merupakan hari terakhir Azka menjabat sebagai kepala KPw BI Malang dan selanjutnya bertugas sebagai KPw BI Cabang Sumatera Utara.

Azka bilanh, peluncuran buku ini sebagai bagian dari dukungan nyata BI Malang dalam berperan di sektor riil.

Diantaranya, mendukung pengendalian inflasi melalui pengembangan klaster ketahanan pangan, UMKM kopi dan batik menjadi UMKM go global, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui kemandirian pondok pesantren.

“BI Malang memberikan pendampingan secara langsung kepada kelompok tani dan peternak, memberikan program sesuai dengan kebutuhan kelompok tani bekerja sama dengan para expert dan dukungan pemberian sarana dan prasarana melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI),” ucapnya.

Ia menyebut, buku ini juga sekaligus merangkum berbagai kegiatan yang tidak hanya pada masa kepemimpinannya, namun juga pada zaman-masa pemimpin terdahulu.

Menurutnya, terdapat kegiatan-kegiatan yang pada masa-masa sebelumnya belum terdokumentasi dalam sebuah catatan fisik yang ini dapat menjadi inspirasi maupun menjaid media informasi yang sangat bermanfaat.

“Ada yang 5-10 tahun lalu tapi belum terdokumentasi. Intinya kami masukkan seluruh prestasi disini,” lanjutnya kepada reporter City Guide FM.

Buku “Merajut Asa Wujudkan Karya, Memberi Makna untuk Negeri” saat ini masih terus dalam penyempurnaan. Sebab, masih terdapat beberapa kekurangan yang maish terus diperbaiki, mulai dari isi hingga fisik buku.

“Kita baru nyetak lima buat dummy. Memang masih belum sempurna dan masih diperbaiki dan nunggu ISBN. tapi berhubung saya sudah harus bertugas di tempat baru, makanya diluncurkan,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, pendampingan dan pengembangan klaster ketahanan pangan ini bertujuan untuk membawa klaster binaan naik kelas.

UMKM kopi maupun batik juga termasuk dalam binaan. BI Malang senantiasa hadir dalam bentuk fasilitasi dan pendampingan melalui pelatihan manajemen usaha, pencatatan keuangan, hingga pemasaran.

Dari pendampingan tersebut, UMKM kopi dan batik dapat mengikuti berbagai pameran UMKM hingga level internasional serta dipertemukan dengan buyer dari nasional dan mancanegara sehingga memberikan manfaat memperluas akses pasar UMKM dan menjadi pelaku ekspor.

Selanjutnya, BI Malang juga memfasilitasi dan pendampingan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah kepada pondok pesantren dalam rangka meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Seluruh kontribusi, peran, dan dedikasi BI Malang dalam pengembangan UMKM/klaster, ekonomi dan keuangan syariah, serta penyaluran PSBI telah terangkum dalam buku Merajut Asa Wujudkan Karya, Memberi Makna untuk Negeri,”pungkasnya.

By sugeng