Begal Payudara Beraksi di Kota Malang

Ngalamnews – Baru pulang dari tempat kerja, gadis asal Malang menjadi korban begal payudara.

Kejadian itu terjadi di Jalan MT Haryono Gang 10 A, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada Jumat (22/1/2021) malam.

Korban begal payudara, BY (27) mengatakan kejadiannya terjadi sekitar pukul 19.52 WIB. Dimana saat itu gadis asal Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang tersebut baru pulang dari tempat kerjanya, yaitu menjaga stan aksesoris di sebuah pusat perbelanjaan.

“Usai meninggalkan tempat kerja, saya kemudian pulang berjalan kaki lewat Jalan MT Haryono Gang 10, kemudian lewat Jalan MT Haryono Gang 10 A, hendak menuju ke tempat kos saya tinggal yang berada di Jalan MT Haryono Gang 8. Pada saat itu lokasi gang sangat sepi dan cukup gelap, tidak ada sama sekali orang yang beraktivitas,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (23/1/2021).

Ia menjelaskan saat itu dirinya berjalan pulang menuju ke tempat kos sendirian. Dan untuk mengusir rasa sepi, ia pun memainkan HP nya.

Pada saat itulah dari arah belakang, korban mendengar ada suara sepeda motor mendekatinya. Karena merasa curiga, korban kemudian memasukkan HP nya ke dalam kantung jaketnya.

“Saya curiga pelaku itu mau mengambil HP saya, jadi HP langsung saya masukkan ke dalam kantung jaket,” tambahnya.

Namun setelah pelaku yang menaiki motor matic itu berada di samping korban, pelaku langsung memegang dan meremas (maaf) bagian payudara korban. Usai melakukan aksinya, pelaku segera tancap gas melarikan diri.

Korban pun langsung kaget dan sempat refleks berteriak. Namun sayang, warga sekitar tidak ada yang menghiraukan teriakan korban.

Korban pun kemudian bergegas melaporkan kejadian yang dialaminya itu kepada ibu kos dan ketua RT setempat.

“Kejadian ini belum saya laporkan ke polisi. Mungkin hari ini mau laporan ke Polsek Lowokwaru. Saat ini ibu kos saya, masih berusaha mencari rekaman cctv yang berada di sekitar lokasi kejadian. Untuk kemudian saya tunjukkan kepada pihak berwajib,” jujurnya.

Dirinya mengungkapkan tidak sempat melihat plat nomor atau merek sepeda motor yang digunakan oleh pelaku. Namun ia melihat cukup jelas ciri – ciri pelaku.

“Kalau merek sepeda motor sama plat nomor yang dipakai pelaku tidak tahu, yang jelas itu motor matic. Untuk ciri ciri pelaku adalah seorang pria, berperawakan agak pendek dan gendut, serta memakai celana panjang, helm, bermasker dan berjaket warna biru gelap,” terangnya.

Dirinya juga mengaku masih trauma akibat kejadian tersebut. Dikhawatirkan kejadian serupa, bakal terulang kembali pada dirinya.

“Kadang kalau lewat situ masih was – was dan takut. Khawatir pelaku akan kembali beraksi. Semoga setelah saya laporkan ke polisi, polisi dapat segera menangkap pelakunya,” tandasnya. (TribunJatim.com) kukuh.

Mungkin Anda juga menyukai